|

|
Rekening Pembayaran
 No.Rek: 8610012800 Atas Nama: Agung Nugroho KCP Kaliurang Yogyakarta.
 No.Rek: 1370006571265 Atas Nama: Agung Nugroho Cabang Kaliurang Yogyakarta.
 No.Rek: 307901006650530 Atas Nama: Agung Nugroho Unit Besi, Sleman Yogyakarta.
 No.Rek: 0185412388 Atas Nama: Agung Nugroho Cabang UGM Yogyakarta.
|
Alamat
Wisma Melati Jl Kaliurang Km 14,4 No. 10-11 Sleman Yogyakarta 55584 Telp. (0274) 897 683 / 897 879 Hotline. 0818 0300 3939 (26B2EAF1)
|
|
Sudahkah Anda Sarapan Hari ini? |
|
|
|
|
Sering kita mengabaikan sarapan atau makan pagi, kadang-kadang karena kesibukan atau mengejar waktu sehingga makan pagi pun terabaikan. Sebenarnya makan pagi banyak manfaatnya, mungkin bisa dibaca alasan pentingnya sarapan atau makan pagi itu di tulisan berikut ini, sebelumnya di sini juga pernah membahas manfaat sarapan atau makan pagi.
Sebelum mengetahui manfaat, atau akibat tidak makan pagi/sarapan, mungkin kita perlu mengetahui apa itu makan pagi atau sarapan? Makan pagi atau sarapan merupakan makanan yang dimakan ketika pagi hari sebelum kita beraktifitas, makanan itu terdiri dari makanan pokok serta lauk pauk atau bisa juga makanan kudapan. Jumlah dari makanan yang dimakan ketika sarapan/makan pagi adalah sekitar kurang lebih 1/3 dari makanan sehari. Manfaat yang kita dapat ketika kita rutin makan pagi atau sarapan adalah;
- - Membantu untuk mencukupi zat gizi.
- - Dapat memelihara ketahanan tubuh, agar kita dapat beraktifitas atau belajar atau bekerja dengan baik.
- - Membantu memusatkan pikiran untuk belajar dan memudahkan penyerapan pelajaran.
Sedangkan akibat jika kita tidak rutin makan pagi, adalah: - - Jika untuk anak sekolah akan malas dan tidak dapat berpikir dengan baik.
- - Badan akan terasa lemah, hal itu disebabkan kekurangan zat gizi yang diperlukan untuk tenaga.
- - Untuk orang dewasa, performance kerja akan menurun.
- - Tidak dapat melakukan aktifitas atau kegiatan atau pekerjaan di pagi hari dengan baik.
Nah setelah kita mengetahui pentingnya sarapan atau makan pagi, mari kita biasakan jika kita belum membiasakannya, mulai dari diri kita, keluarga.
Bagikan artikel melalui :
|
 |

|
|
|
|